Warga Desa Maunum Niki- Niki Soroti BLT Covid -19

oleh -31 Dilihat
  • Editor: Agustinus Bobe,

SoE, METROTIMOR.ID– Pembangian Dana Sosial Bantuan Langsung Tunai ( BLT) bagi warga terdampak Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19) di Wilayah Desa Maunum Niki – Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) menuai aksi protes dari warga calon penerima.

Salah satu warga Desa Maunum Niki- Niki mengaku bernama Santika ketika menghubungi Redaksi Metrotimor.id , Jumat ( 8/5/2020) malam, menuturkan bahwa pembagian dana bantuan sosial yang disingkat BLT di Kantor Pos & Giro Niki- Niki pada hari ini, Jumat 8 Mei 2020 diduga tidak adil.

” Kami mau sampaikan keluhan tentang pembagian BLT di desa kami diduga tidak adil. Karena di desa kami kurang lebih ribuan KK dan ratusan KK yang dianggap tidak mampu. Tetapi yang kami mau pertanyakan, mengapa di desa kami hanya 18 KK saja yang dapat bantuan Rp 600.000.

Sementara ke-18 KK itu ada yang kami duga bahwa salah satu diantaranya dia diangkap punya penghasilan tetap dan punya mobil bisa dapat.

Dan kami warga kecil yang tidak punya apa – apa dianggap mampu sehingga tidak mendapatkan bantuan tersebut,” tutur Santika di balik sambungan selulernya kepada Metrotimor.id

Ia menyebutkan banyak warga yang tidak mampu tetapi tidak dapat bantuan tersebut sehingga ada yang menangis. Mereka menangis bukan karena rakus uang tetapi karena hak mereka diabaikan oleh pemerintah.

” Sebelum itu ketua RT kami bernama Trianus Betty keluar masuk rumah minta data dari warga. Dan kami kasih foto kopy KTP dan KK tetapi anehnya¬† saat data keluar hanya 18 orang saja.

Apakah ini kesalahkan dari kami rakyat sendiri atau dari Ketua RT. Padahal Ketua RT sudah berjuang untuk kami. Mengapa orang- orang tertentu saja yang dapat,” ucapnya.

Selain itu, ia menuturkan bahwa ada pun bantuan seperti PKH kepada ibu- ibu janda tetapi nama mereka tiba – tiba dihapus dan digantikan kepada orang lain. Apakah ini dana bantuan bergulir atau apa? ,” tanya Santy lagi.

Hal  yang samapun dialami oleh warga Desa Hoi, Kecamatan Oenino, Kabupaten TTS bahwa banyak orang tidak mendapatkan bantuan tersebut.

Menurut Santika besok , Sabtu 9 Mei 2020 warga Desa Maunum Niki – Niki akan mengadu ke DPRD TTS untuk menyampaikan keluhan mereka.

Hingga berita ini dipublikasikan kepala kantor Pos & Giro Niki- Niki dan instansi terkait belum berhasil dikonfirmasi.

 

Pewarta : Agustinus Bobe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *