Publik Desak Pj Bupati Flotim Segera Telisik Manajemen RSUD Larantuka yang Tidak Transparan Soal Mutasi Rekening hingga Pembayaran 5,6 Miliar

oleh -1304 Dilihat

 

LARANTUKA,METROTIMOR.ID – RSUD Larantuka kini menjadi pusat perhatian setelah dugaan penyelewengan dana hak Nakes senilai 5,6 miliar. KPK-RI, melalui perintah Dian Patria, telah meminta Pemda Flotim untuk membayar hak tersebut, yang kini dialokasikan dalam APBD perubahan tahun 2023.

Pada 27 November, RSUD Larantuka dijadwalkan berubah menjadi BLUD, dengan harapan pembayaran hak Nakes dapat terlaksana. Meski data menunjukkan pembayaran seharusnya sudah dilakukan, manajemen terlihat tidak transparan.

READ  Tingkatkan Kreativitas, SMA Negeri 1 Soe Gelar PKLB

SR, dalam wawancara terpisah, mengungkapkan bahwa perhitungan Index bagi Tenaga Kesehatan dilakukan secara tertutup. KTU Pak MF menyatakan perhitungan tersebut dipaksakan untuk diatur dalam Perbub, menciptakan pertanyaan serius terkait transparansi.

Pemindahan mutasi dana dari Rekening Pemda ke OPD RSUD sebesar 5,6 miliar, tampaknya ditunda oleh manajemen untuk kepentingan mereka sendiri. Ketidaksetaraan alokasi dana semakin mencuat, memicu tuntutan pemeriksaan lebih lanjut oleh otoritas terkait.

READ  Tajuknya Nyantai, Polsek Lobalain Tampung Curhatan Warga Oetias

Kabag Umum RSUD Larantuka, Ito Goran, menolak memberikan tanggapan, sementara Direktur RSUD Larantuka, Dr. Paul Lameng, menyatakan data pembayaran hak Nakes ada di manajemen RSUD, menciptakan keraguan terkait transparansi dan akuntabilitas manajemen RSUD Larantuka. (*RS)

No More Posts Available.

No more pages to load.