Progres Peningkatan Sarana dan Prasarana RSUD Larantuka Terkendala, Diduga PPK Kangkangi Proses PHK

oleh -1258 Dilihat

 

LARANTUKA, METROTIMOR.ID– Proses peningkatan sarana dan prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrikus Fernandez Larantuka menghadapi kendala serius. Pihak rekanan mengungkapkan bahwa kendala tersebut bermula dari dugaan PPK yang menghambat progres pekerjaan.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa progres pekerjaan hanya mencapai 42 persen, jauh dari target yang ditetapkan. Pihak rekanan mengklaim bahwa pembayaran termin pertama terkendala, dimulai dari 4 Desember hingga 22 Desember, bahkan hingga masa kontrak berakhir.

READ  Pembab TTS Bungkam Soal Boibalan, MISI Buat Aksi Tanam Pohon di Boibalan

Rekanan proyek menyoroti ketidakjelasan dalam pencairan termin, yang seharusnya dilakukan pada 4 Desember. Namun, penarikan ulur tersebut terjadi hingga 22 Desember, menyulitkan para pekerja yang berencana merayakan Natal. Pelaksana lapangan menyatakan bahwa tukang pulang dengan tangan hampa karena proses yang membingungkan.

Dari empat lokasi pekerjaan, PPK bersama tim APH hanya mengakui tiga lokasi yang dilakukan oleh CV Kasih Ibu. Satu lokasi dianggap tidak ada, padahal supplier sudah menyelesaikan pekerjaan hingga atap. Rekanan mengecam keputusan sepihak PPK yang mengeluarkan surat PHK tanpa memperpanjang masa kerja, tanpa alasan yang jelas.

READ  Membahagiakan, Puluhan Siswa SDN Leomanu Terima Kelulusan, Ini Pesan Kepsek

Rekanan menegaskan bahwa tindakan PPK telah merugikan CV Kasih Ibu dan menyatakan ketidakpuasan terhadap ketidaktransparan dalam proses penilaian proyek. Langkah hukum akan diambil untuk menuntut keadilan. Namun, Direktur RSUD Larantuka, Dokter Paul Lameng, mengatakan bahwa semua proses sudah melalui tahapan yang sesuai.

Pihak media mencoba mengkonfirmasi PPK US Wangge, namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada respons dari pihak tersebut. Permasalahan ini menimbulkan kekhawatiran terkait regulasi dan keadilan dalam proyek peningkatan RSUD Larantuka. (*RS*)

No More Posts Available.

No more pages to load.