Polres Rote Ndao Limpahkan Dua Tersangka Dugaan Tindak Pidana Pemilu ke Kejaksaan Negeri Rote Ndao

oleh -61 Dilihat
Ket: Foto bersama, Gakumdu kejaksaan dan Polres, Bawaslu serta tersangka. sumber foto/ Pena Rote

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Penyidik Tindak Pidana Umum/Gakumdu Satreskrim Polres Rote Ndao telah melakukan pelimpahan dua tersangka dugaan tindak pidana pemilu ke Kejaksaan Negeri Rote Ndao. Kasus ini menyoroti dugaan pergeseran suara dari caleg tertentu ke caleg lain di Partai Nasdem, yang diduga dilakukan oleh dua oknum anggota PPK kecamatan Rote Timur.

Dua tersangka yang telah dilimpahkan adalah MMT dan FOB, keduanya adalah anggota PPK kecamatan Rote Timur yang diduga terlibat dalam pergeseran suara di Partai Nasdem dengan tujuan memenangkan caleg tertentu.

Pelimpahan ini didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: LP – B / 28 / III/ 2024/ SPKT/POLRES ROTE NDAO/POLDA NTT, tanggal 19 Maret 2024; Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP. DIK/11/ III /Res.1.24/ 2024 / Reskrim, tanggal 19 Maret 2024; Surat Pengiriman Berkas Perkara Nomor: B / 232 / III / Res.1.24/ 2024/Reskrim, tanggal 26 Maret 2024; Surat Pelimpahan Tersangka & Barang Bukti Nomor: B / 243 / IV / Res.1.24 / 2024 / Reskrim, tanggal 03 April 2024.

READ  Dikawal Ketat Polsek Pantai Baru, Pergeseran Logistik Pemilu Wilayah Selatan Pantai Baru Menuju PPK

Kanit Pidum AIPDA Benyamin Karel Kolimon dan BRIGPOL Mulyadin sebagai penyidik pembantu pada unit Pidana Umum melakukan pelimpahan berkas, tersangka, dan barang bukti di ruang kasie Pidum Kejari Rote Ndao.

Proses pelimpahan tahap dua, yang melibatkan berkas, tersangka, dan barang bukti, diterima oleh I Nyoman Agus Pradnyana, SH, selaku kasie Pidum Kejari Rote Ndao, Abem B.M Situmorang, SH, Kasie BB Kejari Rote Ndao, dan Samuel F.B Naitboho, SH, selaku JPU Kejari Rote Ndao.

READ  Bupati Kunjungi Kecamatan Rote Tengah dan Pantai Baru: Gelar Rakor Lengkap dan Luncurkan Bantuan Pangan 2024

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 532 UU No. 07 tahun 2017 tentang Tindak Pidana Pemilu, Pasal 554 UU No. 07 tahun 2017 Jo pasal 55 ayat (1) Ke – 1 KUHP. Pasal-pasal tersebut menegaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang menyebabkan suara seseorang menjadi tidak bernilai dan menyebabkan peserta pemilu mendapat tambahan suara dapat dijerat.

READ  Dukung Kegiatan Puskesmas Korbafo, Polsek Pantai Baru Berikan Bantuan dalam Operasi Timbang 2024

Pelimpahan berkas, tersangka, dan barang bukti ini disaksikan langsung oleh Ketua Bawaslu Rote Ndao Demsi Toulasik dan Kordiv P3S Bawaslu Rote Ndao Patje Tari. Sementara itu, kedua tersangka langsung ditahan oleh penyidik Kejaksaan Rote Ndao untuk proses lebih lanjut.

Ini menandai langkah serius dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran dalam proses pemilu, menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas demokrasi di Rote Ndao.

No More Posts Available.

No more pages to load.