PDP Covid-19 SoE Meninggal Di Tengah Jalan Camplong Karena Stroke

oleh -237 Dilihat
oleh

Editor : Agustinus Bobe,

SoE, METROTIMOR.ID– Dikabarkan satu orang Pasien Dalam Pemantauan ( PDP) Covid -19 berinisial YM  asal Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ) Nusa Tenggara Timur meninggal dunia di perjalanan dari Kota SoE menuju Kota Kupang bukan karena menderita wabah virus corona atau Covid-19 tetapi karena menderita sakit stroke.

Bupati TTS (Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19) Kabupaten TTS, Egusem Piether Eppy Tahun di Soe, Rabu (27/5/2020) mengatakan, pasien berinisial YM adalah Pasien Dalam Pemantauan/ pengawasan ( DPD) di Kabupaten TTS belum bisa dinyatakan positif covid- 19 karena belum dilakukan pemeriksaan sampel swab.

Meskipun pihak Rumah Sakit Umum Daerah SoE telah melakukan Rapid test yang hasilnya dinyatakan reaktif.

YM masuk RSUD SoE bukan karena menderita Covid-19 melainkan sakit stroke. Pasien tersebut adalah pasien rujukan dari RSUD SoE ke RSUD W.Z Johanes Kupang, namun sayang, jalan sampai pertengahan jalan Camplong meninggal dunia,” terang Bupati Epy Tahun.

Setelah diketahui YM meninggal dunia, kata Epy Tahun, pihaknya melakukan koordinasi dengan Ketua Umum Covid-19 Wakil Gubernur NTT dan melanjutkan perjalanan hingga Kota Kupang. Karena sesuai protokol Covid- 19 jenazah harus di makamamkan paling lama 4 jam setelah meninggal dunia. YM masuk kategori PDP berat.

Salah satu keluarga YM, Roy Babbys menjelaskan, YM masuk RSUD SoE pada Selasa ( 26/5/2020) dini hari sekira pukul 03.00 Wita.

YM meninggal dunia sekitar pukul 22.00 Wita dikala mereka melintas dalam wilayah Camplong menuju Kota Kupang. Ia meninggal dunia diduga mengalami pecah pembuluh darah.

Saat itupun keluarganya sempat balik arah membawa mayat YM ke arah Takari, namun karena atas koordinasi dengan pemerintah sehingga YM dibawa terus ke Kota Kupang akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Fatukoa, Kota Kupang sesuai protap Covid-19,” ujarnya.

Sumber perwarta: FTtts@ agust bobe