Ombudsman NTT Angkat Bicara Terkait Kasus Debitur Bank NTT Larantuka; Arif Wijaya Tuntut Keadilan

oleh -1957 Dilihat

 

LARANTUKA, METROTIMOR.ID–Ombudsman NTT, Darius Beda Daton,SH, telah mengambil sikap dalam kasus kontroversial antara Debitur Arif Wijaya dan Pihak Bank NTT Cabang Larantuka. Daton menegaskan bahwa dia akan menunggu laporan resmi dari pihak terkait sebelum mengambil langkah lanjutan.

 

“Saya tetap menunggu hingga laporan resmi dari yang bersangkutan dan yang lebih terpenting murni tidak berurusan dengan hukum, maka Ombudsman NTT akan ambil langkah lanjutan,” ungkap Daton kepada awak media pada Senin, 8 Oktober 2023.

READ  Berikan Rasa Aman, Personil DOBRAK Lakukan ini

Sebelumnya, Arif Wijaya, seorang debitur, telah mengungkapkan sejumlah kejanggalan terkait utang piutang senilai 1,5 miliar yang dimulai sejak tahun 2018. Dia juga menyatakan bahwa proses hukum di Pengadilan Negeri Larantuka diduga memiliki cacat prosedural yang mengabaikan fakta-fakta yang diajukan oleh Debitur.

Hingga 12 Agustus 2021, rincian tunggakan hutang mencakup hutang pokok sebesar Rp 286 juta, hutang bunga sebesar Rp 252.525.385,61, bunga sebesar Rp 1.018.630,14, dan hutang subrogasi sebesar Rp 1.125.000.000. Total yang harus dibayar oleh Debitur Arif Wijaya mencapai Rp 1.664.544.015,75.

READ  Bupati Paulina ¬†Melepaskan Peserta Karnaval Peringati HUT RI ke-78 Tahun

Namun, dari perhitungan yang sudah dibayarkan oleh Debitur atas pinjaman sebesar 1,5 miliar, jumlahnya sudah mencapai lebih dari 3 miliar.

Pihak Bank NTT Cabang Larantuka, yang diwakili oleh Naldi Ndolu, memilih untuk tidak memberikan komentar ketika dihubungi oleh awak media pada tanggal 25 September 2023.

Terus pantau perkembangan kasus ini untuk informasi lebih lanjut.

READ  Ditreskrimum Polda NTT Berhasil Bekuk¬† Remaja Putri Pelaku Curanmor di Kota Kupang

(*Ritha Senak*)

No More Posts Available.

No more pages to load.