Oknum Bank NTT Larantuka Diduga Palsukan Dokumen Kreditur, Thomas Arief Diperiksa Polisi

oleh -97 Dilihat

 

Larantuka,MetroTimor.Id – Ahmad J. Suriyanto, seorang oknum dari Bank NTT Cabang Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, diperiksa oleh polisi pada Kamis, 6 Juni 2024. Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih dua jam oleh pihak Kepolisian Polres Flores Timur (Flotim) belum menghasilkan kepastian apakah dugaan pemalsuan dokumen akan berakhir atau masih berlanjut.

Thomas Arief Wijaya, yang menjadi pelapor dalam kasus ini, menyatakan bahwa dirinya mendapat sekitar enam pertanyaan dari penyidik Polres Flotim. Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak tepat sasaran. “Semua isi konfrontir itu tidak kena sasaran yang sebenarnya,” ujarnya.

READ  Ini pesan Bupati Paulina ketika hadiri Reuni Akbar di SD Inpres Sanggoen

Ia juga mengeluhkan bahwa pihak Bank NTT Cabang Larantuka diberikan lebih banyak ruang dalam konfrontasi tersebut. Usai pemeriksaan, Ahmad J. Suriyanto dari Bank NTT enggan memberikan komentar kepada media dan langsung meninggalkan tempat kejadian.

Di halaman Mapolres Flotim, Thomas Arief Wijaya, yang didampingi oleh Matias Lidang Sabon dari LPSK RI, menyampaikan kekecewaannya kepada awak media. “Isi materi laporan dugaan pemalsuan dokumen tidak disentuh, tetapi lebih banyak membahas angka nilai pinjaman dan mengarah kepada wanprestasi,” tegas Thomas. “Laporan saya ke polisi itu jelas mengenai pemalsuan dokumen yang merupakan pidana, tetapi kenapa kepolisian mengabaikannya?”

READ  Stok Obat Puskesmas Oele Kosong, Pasien Terpaksa Harus Diberikan Lakban Penganti Farban

Thomas juga mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam dokumen pinjaman. “Kenapa bisa muncul lembaran 02? Dapat dari mana? Saya tahu ada lembaran kredit 02 itu setelah saya bersama pengacara menyurati Pengadilan Negeri Larantuka. Akte saya ternyata ada yang 02 lagi,” jelasnya singkat.

Ia menambahkan bahwa dirinya dirugikan dengan bunga pinjaman sebesar 13 persen per hari, yang tidak tercantum dalam akte asli. “Saya fokus pada laporan pemalsuan dokumen, bukan yang lain,” tegasnya.

READ  Kepala BNNP NTT Buka Bimtek Penggiat P4GN Lingkungan Pendidikan Tahun 2023 di Rote Ndao

Menurut pantauan media, beberapa menit sebelum konfrontasi terjadi, saksi dari pihak Bank NTT mengadakan pertemuan internal dengan pihak Polres Flotim, yang menimbulkan tanda tanya mengenai hubungan antara keduanya.

Hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Flotim, Martin Lazarus La’a, SH, belum memberikan respon terkait perkembangan laporan dugaan pemalsuan dokumen oleh oknum Bank NTT Cabang Larantuka. (*RS)

No More Posts Available.

No more pages to load.