Nasabah Bank NTT Cabang Larantuka Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polres Flotim

oleh -914 Dilihat

 

LARANTUKA,METROTIMOR.ID- 17 Desember 2023, Thomas Arif Wijaya, seorang nasabah Bank NTT Cabang Larantuka, telah melaporkan oknum pejabat bank tersebut ke Polres Flotim atas dugaan pemalsuan dokumen yang merugikan dirinya. Keputusan ini diambil setelah sejumlah temuan dan kejanggalan terkait dokumen perjanjian modal kerja pada 27 Februari 2012 serta dokumen sita eksekusi yang berujung pada masalah pada tahun 2017.

Debitur Thomas Arif Wijaya, didampingi keluarga, mengambil langkah hukum dengan mengadukan masalah ini ke Polres Flotim pada Jumat, 15 Desember 2023. Penyerahan laporan dilakukan di SPKT Polres Flotim dan diserahkan ke ruang Kapolres Flotim.

READ  Krisis Air Bersih di RSUD Larantuka, Pasien Mengeluh

Kapolres Flotim AKBP I. Nyoman Putra Sandita,SH.,S.I.K.,M.H sedang berada di luar daerah saat penyerahan berkas laporan. Seorang polwan yang melakukan tugas piket menerima pengaduan dari Thomas Arif Wijaya.

Thomas Arif Wijaya, usai penyerahan laporan pengaduan, menyatakan harapannya kepada wartawan. “Saya harap laporan saya segera ditindaklanjuti dan diproses hukum oleh Bapak Kapolres Flores Timur setelah kembali dari luar daerah,” ujarnya.

READ  Terus Berupaya Keras Mencegah dan Mengatasi Penyakit Rabies, Ini Yang Dilakukan Pemprov NTT

Selain langkah hukum, Thomas Arif Wijaya juga meminta perlindungan hukum dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI di Jakarta. LPSK RI telah merespon permintaan mereka untuk pendampingan.

Meskipun terdapat putusan Kasasi MA RI yang memenangkan pihak Bank NTT Cabang Larantuka terkait gugatan sita eksekusi, Thomas Arif Wijaya tetap melakukan perlawanan. Ia berencana mengajukan PK kepada Pengadilan Negeri Larantuka dalam waktu dekat.

Sengketa antara Thomas Arif Wijaya dan Bank NTT Cabang Larantuka telah berlangsung sejak tahun 2017. Pasca pemasangan papan sita eksekusi oleh pihak bank atas tanah dan bangunan milik Thomas Arif di kelurahan Postoh Kecamatan Larantuka, nasabah ini terus memperjuangkan nasibnya.

READ  Diduga PPK Kangkangi Proses PHK, CV Kasih Ibu Surati PADMA Indonesia Minta Keadilan

Thomas Arif Wijaya menyatakan, “Saya berada di pihak yang dirugikan oleh pihak Bank NTT Cabang Larantuka yang diduga kuat telah menipulasi sejumlah dokumen. Semua bukti, termasuk perjanjian modal kerja, dokumen hak tanggungan, nilai kredit, hingga setoran, akan saya buka dalam proses hukum ini hingga tuntas.”

(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.