Lulus 100 Persen, SMKN Pantai Baru Gelar Syukuran

oleh -2521 Dilihat

ROTE NDAO, METROTIMOR.ID — Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK) se NTT telah mengumumkan hasil Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) kepada siswa-siswi kelas XII (dua belas), termasuk SMK Negeri Pantai Baru dengan persentase kelulusan 100 persen dari 20 orang siswa-siswi yang terdaftar untuk mengikuti USBN.

Pengumuman hasil ujian tahun ajaran 2022/2023 ini dihadiri oleh para siswa-siswi didampingi para orangtua/wali. Acara tersebut berlangsung Aula SMKN Pantai Baru, Jumat (5/5/2023).

Siswa-siswi tampak semangat dan antusias mendengarkan pengumuman hasil kelulusan yang merupakan akhir dari perjuangan mereka dibangku pendidikan selama tiga tahun itu. Ke-20 orang siswa-siswi kelas XII tersebut tersebar di 3 jurusan yang dimiliki oleh SMK Negeri Pantai Baru.

Pengumuman hasil kelulusan ini dirangkai bersamaan dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Polan Inggriani Baleta Konay, M.Th (Ketua Majelis Jemaat GMIT Korbafo Barat) yanh dihadiri pula oleh Bhabinkamtibmas Desa Tungganamo, Brigpol Riman Panie.

Ayat bacaan Alkitab pada syukuran kelulusan ini terpilih dari Amsal 3:5-7 dengan prikop “Berkat dan Hikmat”.

Dalam khotbahnya, Pdt. Polan Inggriani Baleta Konay, M.Th menyampakan bahwa para siswa-siswi SMK yang telah dinyatakan lulus dengan bekal keahlian dibidang Nautika, Pertanian dan Jaringan Komputer harus menyadari bahwa dalam seluruh proses, semua ada campur tangan Tuhan.

READ  Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrim: Kapolsek Pantai Baru Himbau Warga Waspada

Tetap berkarya dan berdoa, semua bisa berhasil jika Tuhan yang menuntun. Sebaliknya jika ada yang hendak melanjutkan pendidikan, maka teruslah mengejar impian. Karena di dalam Tuhan, yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin.

“Mau sekolah minta Tuhan, mau usaha minta Tuhan, karena Tuhan punya segalanya. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil,” kata Pdt. Polan.

Diakhir khotbah, Pdt. Polan juga mengingatkan para siswa-siswi bahwa seseorang akan dihadapkan dengan dunia kerja yang nyata dan penuh persaingan. Langkah yang dilakukan usai kelulusan akan menentukan nasib di masa depan.

“Menanggapi kondisi tersebut, umat Kristen tidak perlu merasa khawatir. Umat Kristen justru harus bersyukur karena Tuhan Yesus sudah menjamin masa depan yang cerah dan penuh harapan untuk anak-anak-Nya,” tutup Pdt. Polan.

Kepala SMK Negeri Pantai Baru, Frederikus L. Suryatna, S.Pd dalam sambutannya mengajak semua warga SMKN Pantai Baru untuk menaikan syukur kepada Tuhan atas pimpinan-Nya maka peran serta semua komponen baik itu guru, orang tua, pemerintah, maupun masyarakat sehingga siswa-siswi kelas XII boleh menyelesaikan studi selama 3 tahun dan akan segera meninggalkan SMKN Pantai Baru.

READ  Korwas TTS Apresiasi Kegiatan P5 SMA Negeri 1 Soe: Menanamkan Sikap Pancasila dan Kreativitas Seni

Dikatakannya bahwa dalam proses belajar mengajar selama ini, ada suka dan duka, ada tawa dan air mata yang menghiasi perjalanan dan perjuangan kita dan pada akhirnya berbuah manis dengan presentasi kelulusan 100 persen.

“Kata orang, hasil tidak pernah membohongi proses. Sebagai pimpinan, ada banyak hal yang saya rasakan dan alami. Secara pribadi terasa berat, namun saya bersyukur bahwa penyertaan Tuhan sempurna sampai saat ini,” katanya.

Lebih lanjuy Suryatna menjelaskan bahwa siswa-siswi yang mengikuti ujian sekolah tahun ini sebanyak 20 orang dari tiga kompetensi keahlian yaitu kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), kompetensi keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH).

“20 orang siswa-aiswi yang dinyatakan lulus tentunya sudah mempunyai pilihan atau perencanaan untuk melanjutkan studi, berwirausaha atau bekerja di Dudika. Pesan saya agar menjaga nama baik almamater, keluarga dan diri sendiri,” tutup Suryatna.

READ  PAN Menargetkan 7 Kursi pada PILEG 2024

Kepsek mengucapkan terima kasih kepada para orang tua/wali yang telah mempercayakan anak-anaknya untuk didik  di SMKN Pantai Baru, para siswa melaksanakan PKL  didunia industri khusus NPKI di Pulau Jawa Tengah, sedangkan jurusan ATPH di Balai Beni Naibonat, sementara TKJ di sejumlah Sekolah Komputer dan Dudi Komputer di Kota Kupang, sehingga keahlian anak-anak SMKN Pantai Baru tidak diragukan lagi.

 

Salah seorang perwakilan siswi kelas XII yang lulus, Yustina Bulan dari program keahlian TKJ mewakili para siswa mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada para guru yang telah mendidik mereka selama 3 tahun.

“Banyak prilaku kami yang tidak berkenan selama 3 tahun menuntut ilmu di sini, namun para guru terus menuntun kami dengan sabar sehingga bisa menyelesaikan studi. Tiada ada harta yang paling berharga selain berterima kasih, permohonan maaf, dan mendoakan para guru dan almamater agar terus jaya dan sukses ke depan,” kata Yustina penuh haru. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.