Portal Pintu Batas Antar Kabupaten Tidak Mampu Cegah Covid-19, Justru Bawa Malapetaka

oleh -65 Dilihat
oleh

Editor: Agustinus Bobe

KUPANG, METROTIMOR.ID– Gubernur  Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H  meminta kepada seluruh bupati/ Walikota di wilayah NTT untuk segera membuka portal di pintu perbatasan antar kabupaten karena aksi menutup jalan batas itu tidak mampu mencegah penyebaran wabah virus corona -19.

Tetapi justru membawa malapetaka bagi masyarakat dan melumpuhkan akses ekonomi ditengah pandemi covid-19 itu sendiri.

” Saya minta semua  kepala daerah bupati / Walikota untuk jangan arogan menutup akses ekonomi dengan pasang portal di batas antar kabupaten seperti Kabupaten Sikka dan Flotim itu.

Disana  ada anak kecil meninggal bukan karena corona tetapi karena terhambat portal pembatas jalan,” tegasnya.

” Bupati itu kurang cerdas  tidak apa – apa, tetapi kalau takut corona dan tutup jalan itu yang bermasalah. Kita bukan urus masalah covid- 19,  justru kita urus orang ribut portal perbatasan,” tegasnya saat menggelar video conference  bersama seluruh bupati/ Walikota se- NTT di Kupang, Selasa (25/5/2020) siang.

Ia menegaskan, sebagai kepala daerah harus bertanggung jawab  atas kejadian yang telah terjadi di Kabupaten Sikka, terkait kematian bayi itu sebelum tiba di rumah sakit Maumere.

Pewarta : agust bobe