Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, Tingkatkan Pengungsi Menjadi 5.057 Jiwa

oleh -530 Dilihat

 

FLORES TIMUR,METROTIMOR.ID--Meluasnya dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan penambahan pengungsi. Pasca erupsi hebat pada 9 Januari hingga 10 Januari 2024, dua desa di Kecamatan Ilebura, yaitu Nobo dan Nurabelen, turut terdampak.

Dengan terdengarnya gemuruh dan bau belerang di Desa Nobo dan Nurabelen, ratusan warga memilih mengungsi. Rumah-rumah kosong, dihuni hanya beberapa orang yang berjaga di halaman rumah. Di Desa Nurabelen, 544 warga, termasuk laki-laki, perempuan, tua, muda, dan anak-anak, mengungsi di Kantor Desa Riang Rita dan Poskesdes Riang Rita.

READ  Wakil Bupati Saek Lepas Peserta Jalan Santai Peringati HUT Golkar ke-59

Petugas kesehatan dan polisi terlihat berada di sana, memberikan bantuan dan merawat warga yang mengungsi. Sejumlah informasi dari Rabu, 10 Januari 2024, menunjukkan bahwa jumlah warga terdampak yang mengungsi mencapai 5.057 jiwa, belum termasuk yang mengungsi setelah erupsi.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki kembali tercatat pada sore hari, pukul 17:06 Wita. Meski kolom abu tidak teramati, seismogram merekam amplitudo maksimum 47.3 mm dengan durasi sementara 27 detik. Status Gunung Lewotobi Laki-laki kini mencapai Level IV (Awas), dengan imbauan agar masyarakat tetap di dalam rumah dan menggunakan pelindung hidung, mulut masker, dan kacamata ketika berada di luar rumah.

READ  Technical Meeting ETMC XXXII, Hasilkan 7 Pul yang diisi 27 Tim

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki juga mengingatkan masyarakat di sekitar untuk mewaspadai potensi banjir lahar dingin di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki. Situasi tetap rawan, dan penanganan darurat terus dilakukan untuk mendukung warga yang terdampak.

(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.