Dugaan Kejahatan Korporasi di Bank NTT Cabang Flores Timur, PADMA Indonesia Desak Proses Hukum Segera

oleh -65 Dilihat

 

Flores Timur,MetroTimor.Id – Dugaan kuat adanya kejahatan korporasi di lingkup Bank NTT Cabang Flores Timur kini telah dilaporkan oleh korban ke Polres Flores Timur. Kasus ini diharapkan segera mendapat penanganan hukum yang serius. Lembaga Hukum dan HAM PADMA Indonesia (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) bersama dengan KOMPAK Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia) terlibat aktif dalam mengungkap tindak pidana korupsi di bank tersebut.

READ  Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Kalbar Resmikan Eksibisi Meriam Karbit Kota Pontianak

“Kami mendesak Kapolres Flores Timur untuk segera menangkap dan memproses hukum para pelaku dan auktor intelektual di lingkup Bank NTT Cabang Flores Timur,” ujar Gabriel Goa, Ketua KOMPAK Indonesia.

Lembaga ini, didorong oleh panggilan nurani kemanusiaan anti korupsi, mengajukan beberapa tuntutan penting:

1. Penangkapan dan Proses Hukum: Mendesak Kapolres Flores Timur untuk segera menangkap dan memproses hukum pelaku dan auktor intelektual yang terlibat dalam dugaan kejahatan korporasi di Bank NTT Cabang Flores Timur.

READ  Jatuh dari Pohon Lontar, Warga Rote Timur Tewas Seketika

2. Kolaborasi dengan Media dan Aktivis Anti Korupsi: Siap berkolaborasi dengan pers dan penggiat anti korupsi untuk mengawal ketat proses hukum yang sedang dijalankan di Polres Flores Timur, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Tipikor di Kupang.

3. Pengawasan dari Polda dan Mabes Polri: Akan meminta pengawasan dari Polda dan Mabes Polri terhadap aparat penegak hukum agar tidak terjebak bujuk rayu dan gratifikasi.

READ  Pisah Sambut Bupati & Wabup Rote Ndao Periode 2019-2024

4. Solidaritas Penggiat Anti Korupsi dan Tokoh Agama: Mengajak solidaritas penggiat anti korupsi, pers, serta tokoh-tokoh agama untuk mengawal ketat proses hukum di Polres Flores Timur agar tidak lenyap ditelan bumi.

Gabriel Goa menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel.

“Kami terpanggil untuk memastikan keadilan ditegakkan dan korupsi diberantas hingga ke akarnya,” tegasnya. (*RS)

No More Posts Available.

No more pages to load.