BPBD Flores Timur Dituduh Tidak Transparan dalam Penggunaan Anggaran, Potensi Kasus Covid Jilid II

oleh -738 Dilihat

 

Larantuka, METROTIMOR.ID– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur dituduh tidak transparan dalam pengelolaan anggaran, memunculkan potensi kasus Covid jilid II. Bung Sila, seorang pegiat LSM dan relawan yang terlibat langsung dalam penanganan bencana Erupsi Lewotobi, menyuarakan kekhawatiran ini kepada media pada Senin, 29 Januari 2024.

Menurut Bung Sila, ada dua asumsi yang mendasari kekhawatiran tersebut. Pertama, dia menduga permintaan dana operasional sebesar Rp. 400 juta diajukan tanpa analisa kebutuhan sesuai prosedur standar BNPB. Kedua, dia menduga ada pihak yang memanfaatkan bantuan masyarakat untuk kepentingan pribadi dengan merancang klaim bon yang tidak sesuai.

READ  Kapolres dan Penjabat Bupati Rote Ndao Bersama-sama Hadiri "Ramadhan Berkah" di Masjid An-Nur Metina

Bung Sila menyarankan verifikasi klaim bon melibatkan pihak kejaksaan untuk meminimalisir potensi penyelewengan. Dia juga mengingatkan staf OPD yang bekerja keras di lapangan agar menyimpan dokumen pribadi sebagai jaminan jika terjadi masalah terkait klaim bon.

Meskipun dihadapkan pada tudingan serius ini, Kalak BPBD Kabupaten Flores Timur, Mat Duli, enggan memberikan keterangan kepada media. Dia memerintahkan stafnya untuk mengarahkan pertanyaan kepada Kadis Kominfo sebagai satu-satunya saluran resmi.

READ  Koptu Tukimin Bantu Evakuasi korban Hanyut Di Sungai Noelmina

Sementara itu, Kadis Kominfo, Hery Lamawuran, menyatakan keterbukaannya terkait data, namun menekankan bahwa tanggung jawab terkait anggaran berada di BPBD.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan kurangnya transparansi dalam penggunaan dana bencana, meningkatkan risiko kemunculan kasus Covid jilid II di wilayah tersebut. Semua pihak berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan transparan dan adil, tanpa mengorbankan integritas staf dan kemanusiaan.

READ  Ciptakan Suasana Nyaman, Pasukan DOBRAK Lakukan ini

(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.