Bawaslu Rekomendasikan Dua Kadis Di Rote Ndao Ke KASN Terkait Pelanggaran Netralitas di Medsos

oleh -458 Dilihat

ROTE  NDAO,METROTIMOR.ID–Dalam menjelang Pemilihan Calon Anggota Legislatif dan Calon Presiden pada 14 Februari 2024, Kabupaten Rote Ndao masih diwarnai dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di ranah digital, seperti media sosial Facebook dan Instagram.

Ketua Bawaslu Kabupaten Rote Ndao, Demsi Toulasik,SE, mengungkapkan bahwa hingga Selasa, 31 Januari, telah direkomendasikan tiga orang ASN secara langsung kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Rekomendasi ini terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN, yang didasarkan pada sejumlah laporan pengaduan yang diterima.

READ  Kalender Pendidikan 2023

Menurut Toulasik, proses ini melibatkan konfirmasi dan pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor, serta saksi-saksi sebelum akhirnya direkomendasikan kepada KASN. Keputusan akhir akan ditentukan oleh KASN.

 

Toulasik juga mengingatkan para ASN untuk menahan diri, karena pelanggaran yang dilakukan oleh ASN cenderung tinggi terjadi di ruang maya, terutama di media sosial, yang mencakup dukungan kepada paslon tertentu maupun calon anggota DPRD dari partai tertentu.

READ  Publik Desak Penjabat Bupati Doris Rihi Segera Tinjau Progres Pekerjaan di RSUD Larantuka yang Belum Usai

Dia menambahkan bahwa pelanggaran tersebut meliputi berbagai aktivitas di media sosial, seperti posting, komentar, share, dan like terhadap konten yang berkaitan dengan calon tertentu, yang dianggap sebagai bentuk kegiatan kampanye.

Informasi yang diperoleh media menunjukkan bahwa tiga oknum ASN di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao yang diduga kuat melakukan pelanggaran di media sosial adalah seorang staf dengan inisial (LS), serta dua Kepala Dinas dengan inisial masing-masing (HH) dan (FN). Mereka telah dilaporkan dan kasusnya dilanjutkan ke KASN untuk penanganan lebih lanjut. (Kenjo)

No More Posts Available.

No more pages to load.