9 Orang Pelaku Perjalanan di Sikka Akan Segera Dievakuasi Dari Gedung SCC dan Rujab Sikka

oleh -57 Dilihat
oleh

Editor: Agustinus Bobe

MAUMERE, METROTIMOR.ID– Sebanyak 9 orang pelakukan perjalanan eks KM Lambelu yang kini tengah menjalani masa karantina di gedung SCC Maumere dan Rumah Jabatan Bupati ( Rujab) Sikka akan segera dipisahkan dari 170 orang yang semula jumlah totalnya 179 orang.

Ke- 9 orang pelaku perjalanan eks KM Lambelu akan segera dipisahkan dan dievakuasi ke tempat karantina baru di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka dan Puskemas Waigete dalam waktu dekat.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat meninjau lokasi karantina baru di Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Kamis (23/4/2020) mengatakan, pemerintah akan segera melalukan pemindahan 9 orang pelaku perjalanan ke tempat karantina baru.

Pemerintah telah menyiapkan tempat karantina baru untuk menindaklanjuti apabila ada hasil  pemeriksaan PCR dan Rapid Test ada indikasi – indikasi tetapi sscara bertahap sesuai dengan aturan kesehatan akan mulai dipisahkan.

Bagi yang dinyatakan sehat dan layak akan dikembalikan ke kampung halamanya. Dan apabila ada yang hasilnya posetif akan dirawat lebih lanjut hingga benar -benar sehat,” ujar Robi Idong.

Apabila keenam orang yang darahnya menjadi sampel hasil Swabnya dinyatakan posetif maka pemerintah akan tempuh langkah dengan memperpanjang masa karantina 14 hari lagi.

Ada yang posetif maka sesuai dengan aturan kesehatan pemeriksaan akan dilakukan ulang dari nol dan karantina tetap dilaksanakan.

Bupati Sikka pun menyebutkan, berdasarkan hasil Rapid Test kedua diketahui ada 9 orang reaktif terindikasi. Oleh karena itu, ke- 9 orang inj akan segera dievakuasi ke tempat karantina baru secepat mungkin.

Tempat karantina baru  pemerintah kabupaten Sikka akan melengkapinya dengan fasilitas CCTV untuk memantau pergerakkan mereka. Dan setiap petugas kesehatan masuk ke ruang karantina harus dilengkapi dengan APD,” tuturnya

Pewarta: Athy Meaq