Kasat Lantas Sambangi Korban Tabrak Lari di Mundek, Proses Hukum Terus Berlanjut

oleh -270 Dilihat

 

 

ROTE NDAO, METROTIMOR.ID–Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Rote Ndao IPTU Rally B. Lerrick didampingi sejumlah Anggota dan Bhabinkamtibmas Desa Mundek Brigpol Richard Pah memyambangi kediaman Korban Tabrak Lari yang berinisial “WA” di Dusun Kotadea Desa Mundek Kecamatan Laoholu, Kamis (12/01/2023) sekitar pukul 12.00 wita,

tujuan kedatangan Kasat Lantas ke kediaman korban adalah untuk melihat langsung dan memastikan kondisi kesehatan korban yang masih dibawa umur tersebut, dikarenakan keterangan korba masih diperlukan dalam proses hukum kasus tabrak lari itu,

saat ini Sat Lantas Polres Rote Ndao terus melakukan proses hukum atau penyelidikan kasus tabrak lari terhadap korban berinisial “WA” tersebut yang terjadi pada minggu, 01 Januari 2023 di Desa Lalukoen Kecamatan Rote Barat Daya

Kapolres Rote Ndao AKBP I Nyoman Putra Sandita ketika dihubungi melalui Kasat Lantas IPTU Rally B. Lerrik di ruang kerjanya, Jumat (13/01/2023) mengatakan pihaknya mendatangi kediaman korban kemarin (Kamis, 12/01/2023) untuk melihat langsung dan memastikan kondisi kesehatan korban pasca kasus laka lanatas tersebut

“Kita datang, untuk melihat kondisi kesehatan korban sudah membaik atau belum, dan kalau korban baik maka akan segera di ambil keterangan untuk proses penyelidikan, dan saat ini korban belum bisa di ambil keterangan karena kondisinya belum baik,” Katanya

Dikatakan Kasat Lantas Rally Lerrick, korban saat ini korban tidak bisa di ambil keterangan, karena belum berbicara secara normal

“Sesuai informasi korban ini cacat dan masih dibawa umur, karena itu menunggu korban sembuh baru kita kordinasi dengan dinas sosial untuk mendampingi dalam pemeriksaan nantinya, Ujarnya,

Kasat Lantas menjelaskaan penyelidikan kasus laka lantas tersebut berawal dari adanya Laporan tabrak lari di desa lalukoen oleh mobil yang tidak diketahui oleh korban, kemudian ketika dilakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan bekas pecahan mobil yang menjadi petunjuk

“Saat kita temukan serpihan Foglamp mobil dengan tulisan Base L FR Fog, kode 71106-TSA- K3, merek Honda yang berwarna hitam bergaris crome, di duga serpihan dari mobil BRV milik si pelaku penabrakan, maka kita datangi kediaman ako Rizad untuk menanyakan mobilnya ada dimana, dan ako rizad menjawab mobilnya pada tanggal 01 januari 2023 dibawa ke Nemberala oleh anaknya Denly Elim, kemudian ako Rizad menghubungi ke nemberala dan didapatkan informasi benar mobil milik ako Rizad yang menabrak korban, kemudian kita langsung ke sana untuk mengamankan mobil itu sebagai barang bukti dan Sopir Denly Elim sebagai terduga pelaku, saat ini penyelidikan terus berjalan, saksi yang melihat sudah di periksa dan ayah korban diperiksa sebagai saksi pelapor,” Tandas Rally Lerrick

Pemilik mobil ako Rizad Elim ketika dihubungi dikediamannya, Di Nauhadeoen Desa Lekunik kecamatan Lobalain, Jumat (13/01/2023) didapat informasi dari istrinya bahwa Ako Rizad Elim tidak berada di tempat

Seperti diberitakan sebelumnya,
Mobil Pribadi merek Honda tipe BRY Roda empat Warna putih dengan Nomor Polisi DH 1396 G milik pengusaha yang biasa di sapa “Ako Rizad Elim” di Kabupaten Rote Ndao menabrak seorang pejalan kaki yang masih anak di bawa umur pada hari Minggu, 01 Januari 2023, sekitar pukul 15.00 Wita di Dusun Danau Tua Desa Lalukoen Kecamatan Rote Barat Daya

Atas kejadian tersebut Korban yang berinisial “WA” yang berasal dari Desa Mundek Kecamatan Loaholu tersebut mengalami patah kaki kanan pada bagian tulang kering, Luka robek pada pelipis bagian kanan, luka goresan pada wajah bagian pipih sebelah kanan dan luka lecet pada bagian tangan kiri, dan Korban juga alami Gangguan mental

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi Melkianus Henukh bahwa Berawal pada saat saksi yang sedang berada di dalam rumah yang jaraknya kurang lebih 100 meter mendengar teriakan dari anak-anak yang berada di pinggir jalan raya, kemudian saksi keluar menuju arah jalan raya dan melihat korban sudah terkapar di pinggir jalan dengan posisi tertelungkup, saksi mengangkat korban dan menahan mobil Avanza yang lewat untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas Batutua untuk mendapat penanganan medis

Saksi Melkianus Henuk juga menerangkan bahwa menurut keterangan anak-anak kecil yang sedang berjalan kaki di pinggir jalan bahwa korban ditabrak dari arah bagian belakang oleh mobil warna putih, kemudian mobil tersebut melarikan diri menuju ke Kecamatan Rote Barat

Saat di TKP di temukan serpihan Foglamp mobil dengan tulisan Base L FR Fog, kode 71106-TSA- K3, merek Honda yang berwarna hitam bergaris crome, di duga serpihan dari mobil BRV milik si pelaku penabrakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya Kejadian tersebut telah di tangani oleh pihak Lakalantas Polres Rote Ndao dan berhasil mengungkap Denly Elim sebagai pelaku, Barang Bukti berupa mobil yang menabrak korban sudah diamankan, dan Denly Elim sebagai sopir dari mobil tersebut saat ini dikenakan wajib lapor disat lantas Polres Rote Ndao untuk menjalani proses hukum.

Sesuai pantauan Sindo-NTT.id di Kediaman Korban di Dusun Kotadea Desa Mundek, Sabtu (07/01/2022), terlihat korban hanya bisa terbaring di tempat tidur belum bisa bergerak karena ada patah tulang kering pada kaki kanan dan sejumlah luka di bagian tubuhnya.

 

Pada kesempatan tersebut Stefen Adu sebagai ayah dari korban kepada Sindo-NTT.id mengatakan dirinya merasa kecewa sekali terhadap tindakan dari pemilik mobil Ako Rizad Elim yang terkesan tidak bertanggaug jawab atas penderitaan yang dialaminya anaknya,

Dikatakan Stefen Adu Pemilik mobil Ako Rizad Elim pernah mendatangi rumahnya dan mengakui bersalah dan ingin bertanggung jawab untuk mengurus anaknya hingga sembuh, namun dalam pembicaraannya Ako Rizad Elim terksesan tidak merasa perihatin terhadap anaknya yang sementara menderita di tempat tidur, seakan mereka mendesak agar mobilnya yang di amankan bisa di ambil kembali dari sat lantas Polres Rote Ndao tanpa mengutamakan keselamatan anaknya,

“Mereka pernah datang minta agar di urus secara damai, tapi mereka omongnya sembarang saja, tidak perihatin terhadap anak saya, tapi mereka minta damai secepatnya ko mobil bisa di ambil kembali dari lantas, jadi kita usir dong pulang kembali, kita sangat kecewa dengan tindakan mereka, seharusnya urus anak saya sembuh dulu, mereka pulang kembli hingga saat ini belum datang,” Ujarnya,

Stefen Adu mengakui kalau dirinya sudah mendapat surat pemberitahuan dari sat lantas Polres Rote Ndao kalau masalah ini sedang dalam proses penyelidikan selama 20 hari kedepan

“Saya sudah di ambil keterangan sebagai Pelapor di sat lantas Polres Rote Ndao dan sudah ada surat pemberitahuan kalau sementara dalam penyilidikan,” Tandasnya, (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.