BNNK Rote Ndao Beberkan Pencapaian P4GN Tahun 2022

oleh -160 Dilihat
Kepala BNNK Rote Ndao sebagai narasumber Kasubag Umum, Hendrik Lelis, S.H, Subkoodinator Rehabilitasi, Reyza N. Johannis, S.KM, Subkoordinator P2M,  Mona E. Siagian, S.KM dan Subkoordinator Pemberantasan, Karel J.A. Ndaomanu. JUMPA PERS - Foto YANRIEF TUY/METROTIMOR.ID dan Channel Metrotimor.com

 

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Rote Ndao di penghujung akhir tahun menggelar press release akhir tahun 2022 yang bertempat di kantor BNN kabupaten Rote Ndao,kamis (29/12/22).

Kegiatan ini dalam rangka menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait capaian kinerja program pencagahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sepanjang tahun 2022.

Kepala BNNK Rote Ndao menyampaikan secara rinci seluruh hasil kinerja yang telah dilakukan dari mulai upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi,kerjasama hingga pemberantasan.

Menurut laporan kepala BNNK Rote Ndao Hendrik J Rohi bahwa BNN kabupaten Rote Ndao telah melaksanakan program prioritas nasional melalui penetapan Desa Bersinar dan telah menargetkan 3 desa bersinar yakni Desa Baadale,Desa Maubesi dan Desa Nemberala, sebagaimana tercantum dalam surat keputusan Bupati Nomor 200/KEP/HK/2022 tentang penetapan desa bersinar di kabupaten Rote Ndao.

Foto bersama usai gelar Jumpa Pers Kepala BNNK Rote Ndao,Kasubag Umum, Hendrik Lelis, S.H, Subkoodinator Rehabilitasi, Reyza N. Johannis, S.KM, Subkoordinator P2M,  Mona E. Siagian, S.KM dan Subkoordinator Pemberantasan, Karel J.A. Ndaomanu.
  Foto YANRIEF TUY/METROTIMOR.ID

” melalui program soft skill dilingkungan SMP dan SMA, BNNK Rote Ndao juga telah membentuk remaja teman sebaya anti narkotika di 5 sekolah dengan tujuan meningkatnya daya tangkal anak dan remaja terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan diperoleh hasil indeks ketahanan diri remaja di kab. Rote Ndao 49,47% (98,94%) dari target 50 ” jelas Hendrik.

Bukan hanya itu,Namun masih banyak upaya-upaya yang dilaksanakan BNNK Rote Ndao secara komprehensif dan berkesinambungan yang di implementasikan secara seimbang antara pengurangan pasokan melalui upaya pemberantasan,dan pengurangan permintaan melalu upaya pencegahan dan rehabilitasi.

Dalam aspek pencegahan yang merupakan bagian dari demand reduction, BNNK Rote Ndao melalui program kerja pencegahan telah melaksanakan berbagai terobosan dan inovasi untuk menumbuhkan daya tangkal di masyarakat sehingga tidak menyalahgunakan narkoba.

Dalam kesempatan itu juga Hendrik menyampaikan, program rehabilitasi di tahun 2022 telah melakukan rehab sebanyak 6 (enam) orang merupakan hasil penjangkauan tim pemberantasan.

Sebelum mengakhiri press release Hendrik berkesempatan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak-pihak yang telah mendukung terselenggara nya Pencegahandan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di kabupaten Rote Ndao.

” keberhasilan dan prestasi dalam penanggulangan masalah narkotika tidak dapat diraih tanpa sinergi yang kuat antara BNN kabupaten Rote Ndao dan seluruh stakeholder.oleh karena itu,BNN kabupaten Rote Ndao memberikan apresiasi atas partisipasi da peran aktif seluruh stakeholder yang selama ini menjadi mitra dalam upaya penanggulangan narkotika,baik dalam aspek pencegahan,pemberdayaan masyarakat,rehabilitasi dan pemberantasan ” ungkap Kepala BNNK Rote Ndao Hendrik J Rohi.

hadir mendampingi Kepala BNNK Rote Ndao sebagai narasumber Kasubag Umum, Hendrik Lelis, S.H, Subkoodinator Rehabilitasi, Reyza N. Johannis, S.KM, Subkoordinator P2M,  Mona E. Siagian, S.KM dan Subkoordinator Pemberantasan, Karel J.A. Ndaomanu.

(*khenjo*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.