PGRI Rote Ndao Gelar  Seminar Perlindungan Hukum Bagi Guru

oleh -100 Dilihat
Sekertaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs.Jonas M.Selly,MM

 

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rote Ndao melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) gelar seminar yang bertemakan Perlindungan Hukum Bagi Guru di Auditorium Bumi Tii Langa Permai, Rabu (23/11/2022)

 

Seminar ini diikuti sedikitnya 500 anggota PGRI yang terdiri dari kepala sekolah serta guru pengajar se Kabupaten Rote Ndao, Tingkat TK Hingga Tingkat SMA/SMK dengan thema “Perlindungan Hukum Profesi Guru dan Dosen”

 

Ketua PGRI Kabupaten Rote Ndao Alberd W Dano,S.Pd  dalam laporanya menyampaikan selain untuk memberikan pengetahuan informasi tentang perlindungan hukum bagi guru, seminar ini tentunya menjadi wadah untuk bersilaturahmi kepada seluruh anggota PGRI yang ada di Rote Ndao.

Adapun yang menjadi Narasumber pada seminar tersebut yaitu kynote Speker yang di wakili oleh Sekda, Rote Ndao, Drs. Jonas M.Selly,MM  Narasumber lainnya adalah Ketua LKBH PGRI Rote Ndao yang diwakili oleh salah satu LKBH yaitu Amos A. Lafu, SH, MH, Rektor UPG 45, Kapolres Rote Ndao dan Ketua DPRD RND tidak hadir. LKBH dan Rektor sampaikan materi secara during.

Untuk diketahui, kegiatan seminar tersebut dalam rangka menyongsong HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022, tepat Jumat 25 November 2022.

Para Guru serius mengikuti seminar

Puncak  HGN para guru akan wajib melaksanakan apel tepat pukul 7.00 di Halaman Kantor Bupati Rote Ndao dibilangan Bumi Ti’I Langga Permai, jadi gurunya Ikut Apel siswanya belajar dari rumah, Ujar ketua PGRI

para peserta guru baik guru ASN dan Non ASN diwajibkan untuk mengenakan pakian PGRI dan bagi yang tidak mengenakan PGRI diwajibkan mengenakan Pakian adat.

Ketua PGRI Kabupaten Rote Ndao Alberd W Dano,S.Pd dalam laporanya, Rabu (23/11/2022)

kynote Speker yang di wakili oleh Sekda, Rote Ndao, Drs. Jonas M.Selly,MM mewakili Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu,SE   mengharapkan agar dalam seminar ini akan dapat merumuskan suatu kebijakan untuk memberikan perlindungan yang komprehensif terhadap profesi guru terkhusus bagi guru di Kabupaten Rote Ndao.

“Kebijakan tersebut nantinya mampu menciptakan guru yang memiliki kompetensi dan profesional dalam mencetak generasi – generasi yang berakhlak cerdas dan berkualitas untuk Rote Ndao Hebat,” tambahnya.

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.