Kompak Indonesia Desak Kejari Flotim Segera Periksa Oknum Wartawan Yang Diduga “Peras Tersangka Dana Covid-19

oleh -698 Dilihat
Gabriel Goa

LARANTUKA-METROTIMOR.ID–Kasus dugaan korupsi dana Covid-19 Flotim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flotim senilai Rp.1,5 M, yang telah menyeret tiga (3) tersangka, yakni: PIG, AHB, PLT, yang sudah ditahan Kejaksaan Negeri Flores Timur, sejak 9 September 2022, terus menyisahkan informasi dan fakta baru menarik perhatian Kompak Indonesia angkat bicara dan mendesak Kejari Flotim segera periksa Oknum Wartawan yang diduga peras Tersangka kasus dana Covid-19.

Menurut Ketua Kompak Indonesia (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia), Gabriel Goa mengapa sampai saat ini oknum wartawan yang di sebut-sebut tidak di periksa pihak  Kejaksaan Negeri Flores Timur ? Ada istimewa apa sehingga tidak diperiksa,”Urai Gabriel Goa Ketua Kompak Indonesia penuh tanya.

 

Menurut Ketua Kompak, terendusnya kabar keterlibatan oknum Wartawan yang menjadi perantara aliran uang hasil ‘peras’ dari tangan salah satu tersangka kepada oknum Jaksa di Kejari Flotim menimbulkan tanda tanya besar terhadap publik,

Namun hingga kini belum dihadirkan untuk diperiksa Kejari Flotim. Olehnya, banyak pihak menanyakan, ‘Ada apa dengan Kejari Flotim,”ujarnya singkat.

Hal yang sama pernah ditanyakan awak Media saat serah tiga tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cornelis Oematan,S.H., yang juga Kasie Pidsus Kejari Flotim.

Dan, diakui bahwa ada oknum Wartawan yang disebut tetapi belum dihadirkan dalam pemeriksaan tersebut.

Selain itu, dari sumber kuat dan terpercaya disebutkan bahwa Mantan Kabag Humas Setda Flotim juga turut diperiksa atas anggaran Vidcon di Aula Rujab Bupati Flotim yang diambil dari Pos Bpbd  Flores Timur.Hanya saja saat dikonfirmasi yang bersangkutan enggan berikan komentar.

Selain Oknum Wartawan ada banyak orang disebut -sebut terlibat aksi peras tersebut. Ini yang membuat sejumlah pihak meminta Kejari Flotim dan Tersangka yang diperas harus terbuka terkait temuan penyelewengan sejumlah anggaran dana Covid-19 di Flores Timur.

Kami desak agar di buka, ada apa sehingga Kejari Flotim belum memanggil Oknum Wartawan itu untuk diperiksa?,” Ujar Sumber tersebut.

Apalagi saat ini Bocoran dari Rilis Koruosi kasus dana Covid-19 terus menjadi topik hangat,yakni Tersangka PLT dengan besaran nilai yang cukup Fantastis Rp 1 Milyar 7 juta, berbeda saat didampingi PH pada tanggal 28 Oktober senilai Rp 340 Juta.

Lantas tersangka PIG dengan nilai temuan Rp 300 juta berbeda dengan nilai sebelumnya Jumat 28 Oktober 2022 yakni 700 juta

Lebih anehnya lagi  berkas AHB sebagai Kalak BPBD Kabupaten Flores Timur belum ditemukan  nilai temuan akibat Kerugian yang di timbulkan.

Sementara merebaknya isu ada oknum Wartawan terlibat langsung “Memeras” salah satu tersangka dan dugaan kuat aliran uang mengarah kepada Oknum jaksa,pun terus bergulir kencang.

Kasi Intel Kejari Flotim  Taufiq Tadjuddin,SH, terkait hal ini ia katakan bahwa pihaknya belum punya keterangan tersebut.

“Saya sementara Cuti kedinasan sehingga informasi saya belum punya referensi untuk sampaikan ,”ujarnya singkat Sabtu 19 November 2022.

(*Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.