Oknum Wartawan dan ASN BPBD Flotim  “Penikmat” Dana Covid-19 Belum Ditahan

oleh -69 Dilihat
Kantor Kejaksaan Flotim

 

LARANTUKA,METROTIMOR.ID–Kejaksaan Negeri Flores Timur (Kejari Flotim) dinilai tidak ada keadilan dalam menerapkan pemeriksaan terhadap para saksi  serta tidak mampu melakukan penahanan terhadap salah satu Mantan Kabid di BPBD Kabupaten Flores Timur  yang berinisial LO dan juga Oknum Wartawan  diduga terserak dalam kasus dugaan penyalahgunaan pengelolaan anggaran percepatan penanganan covid-19 di BPBD Kabupaten Flores Timur tahun 2020 dan terkesan tendesius.

Ironisnya, hingga saat ini  pada penetapan  tiga orang tersangka  yakni PIG,AHB,PLT, walau demikian hingga saat ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Flores Timur hanya bisa berjanji dalam ketidakpastian.

Apakah Kejaksaan Negeri Flores Timur mampu dan  akan membeberkan kepada public ? apakah akan ada muncul tersangka baru?

Timbulnya Pertanyaan itu  saat di konfirmasi Awak media kepada Kejari Flores Timur Bayu, Sabtu  29 Oktober 2022, tetapi secara diplomasi  beralasan akan menghubungi Kasi Pidsus.

sebelumnya Ritha Senak, mantan wartawan media online zonalinenews.com  secara tegas meminta Kejari Flotim untuk segera memeriksa ke 8 wartawan lainnya yang ikut menerima dana satgas covid-19.

“Kan 10 media yang ada di Kabupaten Flores Timur yang menerima dana satgas covid-19, kenapa cuma diperiksa 2 saja?. Pihak Kejari harus profesional, kalau periksa tolong semua diperiksa juga. Jangan terkesan tendesius kepada saya,” tegasnya, Rabu (8/6/2022).

Lanjut  Rita, dirinya membeberkan kepada media karena tidak adanya keadilan yang diterapkan hingga membuat keluarganya terganggu.

“Saya beberkan kepada media ini karena jelas keluarga saya sangat terganggu. Sekali lagi saya desak Kejari segera periksa 8 Wartawan lainnya,” ujarnya singkat.

 

 

(*RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.