Cegah Stunting, Dinas P3AP2KB Rote Ndao Gelar Sosialisasi Tribina Di Desa Dodaek

oleh -93 Dilihat
Warga Desa Dodaek Pose bersama Kabid, Ismail Idris disela-sela kegiatan pertemuan kelompok kegiatan Tribina (Bina keluarga Balita dan Bina keluarga Remaja ) di kampung keluarga berkualitas Di Desa Dodaek,Dusun Soioedale,kecamatan Rote Selatan ( 26/10/22 ). Foto : Yandrief Tuy/Metrotimor.id

 

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Untuk meningkatkan kualitas hidup serta peningkatan kepedulian dan tanggung jawab terhadap Balita dan Remaja serta peningkatan pengetahuan dan wawasan remaja maka perlu dibentuknya Tribina (Bina Keluarga Balita) dan (Bina Keluarga Remaja) disetiap Desa/Kelurahan.

 

Oleh karena itu,Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( P3AP2KB) Kabupaten Rote Ndao terus melakukan monitoring dan evaluasi serta melihat lebih dekat sejauh mana kegiatan yang sudah berjalan serta perkembangan dari setiap Kampung Keluarga Berkualitas yang sudah terbentuk sejauh ini.

Bertempat dihalaman kantor Desa Dodaek, dilaksanakannya monitoring atau evaluasi serta pertemuan kelompok kegiatan Tribina (Bina keluarga Balita dan Bina keluarga Remaja ) di kampung keluarga berkualitas Di Desa Dodaek,Dusun Soioedale,kecamatan Rote Selatan ( 26/10/22 ).

 

Kepala Desa Dodaek,Marthen Malelak menghimbau agar adanya kerja sama dari semua elemen masyarakat agar bisa membantu mendukung Pemerintah untuk menurunkan angka stunting di desa Dodaek serta membina anak-anak remaja agar kedepannya bisa merubah perilaku dari yang tidak baik menjadi lebih baik.

Kegiatan juga terdiri dari penyampaian materi dengan Narasumber dari Dinas P3AP2KB kabupaten Rote Ndao Yakni kabid Ismail Idris.

 

Dalam penyampaian materi Kabid Ismail menjelaskan bahwa untuk mengukur kualitas hidup masyarakat dalam Desa ada beberapa indikator yang dilihat atau diukur dari yang Pertama, bagamana partisipasi lembaga pemerintah,lembaga swasta dan masyarakat terkait dengan ikhtiar untuk membangun Desa.Kedua, Melihat tentang kesadaran masyarakat untuk menyambut pembangunan masuk di Desa.Ketiga, Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ber-KB.

Ia juga menghimbau bagi ibu-ibu yang memiliki anak balita agar supaya memahami dengan baik dan benar bagaimana merawatnya dengan baik agar terhindar dari stunting.

” bagi mama-mama yang punya balita yang belum mengerti pola pengasuhan yang baik agar memberikan asupan gizi dengan benar ” kata Ismail

orang tua yang kita lakukan advokasi agar memberikan edukasi lanjutan kepada anak-anak.didalam pola pengasuhan kita kepada anak-anak remaja kita ” tegas nya.

 

Lebih lanjut ditegaskan agar para orang tua terus memberikan didikan dan perhatian penuh bagi anak-anak remaja terutama remaja puteri dikarenakan saat menjelang masa masa remaja maka dikatakan memasuki titik rawan dalam berbagai pergaulan dan pengaruh lingkungan.

 

” Target kita untuk mencapai Indonesian Emas pada Tahun 2045 yakni Indonesia satu abad kita menjadi Negara yang punya fondasi kuat maka dimulai pertama dari keluarga. Karena Negara ini kuat yang pertama itu dari keluarga ,masyarakat kuat dari keluarga,dimana keluarga yang punya sumber daya manusia yang baik ” Tutup Kabid Ismail Idris.

 

Berikutnya kampung KB Desa Dodaek juga diharapkan untuk diarahkan kepada banyak pengolaan lingkungan dan sanitasi yang baik.

Adapun tujuan utama dari dibentuknya kampung Berkualitas adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada dalam desa Dodaek.

 

(* khenjo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.