Desa Oelasin Menjadi Barometer Tribina, Ini Harapan Kades

oleh -63 Dilihat
Narasumber dari Dinas P3AP2KA Yakni Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Marthen J.Huan,S.H saat gelar sosialisasi

 

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Bertempat diruang rapat kantor Desa Oelasin, dilaksanakannya monitoring atau evaluasi serta pertemuan kelompok kegiatan Tribina ( Bina keluarga Balita dan Bina keluarga Remaja) di kampung keluarga berkualitas Di Desa Oelasin, Dusun Batunggois,kecamatan Rote Barat Daya, senin ( 24/10/22 ).

Kegiatan Tribina di kampung Keluarga Berkualitas Desa Oelasin di buka oleh Kepala Desa Oelasin Matheos Yermia Oktovianus.

Dalam sambutannya Kades menghimbau bagi peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut bahwa untuk mencapai sebuah keberhasilan dalam bina balita dan bina remaja harusnya dimulai dari diri sendiri atau keluarga sendiri.

” kita yang dapat pencerahan lebih duluan, kalau bisa dari kita duluan baru kita jadi contoh bagi yang lain ” kata kades Matheos.

Kegiatan juga terdiri dari penyampaian materi dengan Narasumber dari Dinas P3AP2KA Yakni Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Marthen J.Huan,S.H

Dalam penyampaian materi Marthen menjelaskan bahwa untuk mengukur kualitas hidup masyarakat dalam Desa ada beberapa indikator yang dilihat atau diukur dari yang Pertama, bagamana partisipasi lembaga pemerintah,lembaga swasta dan masyarakat terkait dengan ikhtiar untuk membangun Desa.Kedua, Melihat tentang kesadaran masyarakat untuk menyambut pembangunan masuk di Desa.Ketiga, Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ber-KB.

Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Marthen J.Huan juga berharap dengan adanya kampung KB ini para pemangku kepentingan yang ada di Desa Oelasin bisa dapat menurunkan angka KDRT (kekerasan dalam rumah tangga).
Menurut nya KDRT ini dipandang salah satu faktor yang memicu justru berpengaruh pada kualitas hidup masyarakat tidak bisa kita raih dengan baik, sehingga diperlukannya kerja sama serta partisipasi yang baik dari semua pihak yang ada di Desa tersebut.

Berikutnya kampung KB diharapkan untuk diarahkan kepada banyak pengolaan lingkungan dan sanitasi yang baik.

Ia juga menyatakan untuk kelompok bina Balita nantinya akan dilakukan pelatihan-pelatihan untuk orang tua bagaimana pengasuhan yang baik.

” karena kadang-kadang anak menjadi stunting bukan karena tidak ada uang tidak ada makanan, tapi cara mengasuh nya itu yang salah ” jelas Marthen.

Evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( P3AP2KB ) Kabupaten Rote Ndao guna melihat lebih dekat apakah sasaran pembentukan kelompok Tribina yang sudah dibentuk di Kampung Berkualitas di desa Oelasin ini sudah tercapai ataukah belum.

Adapun tujuan utama dari dibentuk nya kampung Berkualitas adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang ada dalam desa tersebut.

Untuk Tahun 2022 terdapat 29 Desa/Kelurahan yang ada di Rote Ndao dilaksanakan monitoring atau evaluasi Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).

(*khenjo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.