Kediaman Keluarga Manafe,  Korban kasus Astrid-Lael relakan Rumah Jadi Kantor Desa Persiapan Daifadin  

oleh -175 Dilihat

 

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Kantor Desa Pemekaran Daifadin yang merupakan pemekaran dari Keelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao, diresmikan operasionalnya oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, Jumat (25/02/2022).

Acara peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan pembukaan selubung papan nama kantor, sekaligus penyerahan Kode Register Desa Persiapan Daifadin  oleh Bupati Rote Ndao.

Penjabat Kepala Desa Persiapan Daifadin Eduard Pellondou menjelaskan, gedung kantor Desa Persiapan Daifadin  rumah milik Saul Manafe, ayah Astri Manafe dan kakek Lael Maccabe, korban kasus pembunuhan di Keelurahan Penkase Kota Kupang yang kini dalam proses hukum di Polda NTT.

“Ini adalah rumah milik Bapak Saul Manafe, yang diberikan untuk digunakan sebagai kantor Desa Persiapan Daifadin  yang baru dimekarkan dari Kelurahan Onatali,” katanya.

Di tempat ini, kata Eduard, usai dilantik Bupati Rote Ndao pada 14 Februari 2022 lalu, digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan tugas-tugas tatakelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Menurutnya, pada 5 Maret lalu telah dilakukan seleksi penerimaan perangkat desa. Di mana pada 14 Maret lalu telah dilantik 9 orang pelaksana dan aparat kewilayahan Desa Persiapan Daifadin

“Walau dalam kondisi terbatas, dalam keterbatasan sebagai desa persiapan, namun dengan adanya bantuan rumah untuk kantor sementara dari Bapak Saul Manafe ini membuat kami dapat menyelesaikan sejumlah administrasi pendukung untuk menyambut desa definitif,” katanya.

Menurutnya, yang belum diselesaikan adalah sensus penduduk, peta desa, dan pemasangan pilat batas desa. Sehingga, ke depan bersama aparat dan masyarakat akan bahu-membahu mempersiapkan semua administrasi yang menjadi persyaratan desa definitif.

Terima Kasih

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada keluarga Saul Manafe yang telah bersedia merelakan rumahnya secara gratis untuk digunakan sebagai kantor desa, untuk melaksanakan aktivitas pelayanan kemasyarakatan di Desa Persiapan Daifadin.

Terima kasih yang sama pula disampikan kepada Panitia Pemekaran, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda yang telah mendukung proses pemekaran desa tersebut.

“Patut diakui bahwa perjuangan pemekaran desa ini buah manis dari kerja keras seluruh masyarakat, jajaran Dinas PMD, dan juga Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang berpesan kepada dirinya saat melakukan koordinasi untuk secepatnya dipersiapkan adminitrasi pendukung, agar dapat diakomodir,” imbuh Bupati Paulina.

Bupati mengajak seluruh masyarakat Desa Persiapan Daifadin  untuk meniadakan perbedaan, bekerja sama, dan kerja bersama-sama dalam bingkai Ita Esa, sehingga bisa segera dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi paling lambat Desember mendatang.

“Saya targetkan dalam waktu 1 tahun ini, sudah bisa dievaluasi menjadi desa definitif,” ujarnya.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.