Meski Hanya Calo, PL Punya Kekuatan Besar Untuk Negosiasi

oleh -548 views
, Metro Timor
SUFRIYANCE MERISON BOTU,S.S - Anggota DPRD Sikka Fraksi Gerindra

MAUMERE-METROTIMOR.ID – PL sebagai penghubung yang nota bene tidak punya jabatan apa-apa dalam birokrasi namun punya kekuatan besar untuk mengatur, mengendalikan, menghubungkan. Dan karena beliau ini calo maka sudah pasti bernegosiasi.
Demikian pernyataan Fraksi Gerindra dalam pemandangan umum terhadap Pidato Wakil Bupati Sikka atas RAPBD tahun 2022, Selasa (23/11/2021) malam.
Melalui juru bicaranya Fraksi Gerindra, Sufriyance Merison Botu, mengatakan, Semenjak PL ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan di Kupang, PL nyaris tak terdengar ocehannya. Tak pernah bersuara bahkan bernapas pun bisa jadi enggan.
Dalam kapasitasnya sebagai penghubung kata Son Botu, pastinya ada pihak-pihak yang dihubungkannya dalam rangka pengadaan travo ini. Dan, sedemikian misterius itu kah pihak tersebut sehingga harus menggunakan jasa penghubung, tanya dia.
Fraksi menjadi sangat-sangat penasaran dan mendorong Kejaksaan agar sedapat mungkin segera mengurai benang kusut yang melilit tubuh oknum PL dalam kasus ini agar dapat ditelusuri kemana ujung benang itu mengarah, kata Son Botu.
Sebab jika lambat fraksi kuatir akan ada ‘silet’ atau ‘gunting’ yang akan memutus benang kusut tersebut dan hanya akan menghasilkan ujung-ujung benang baru yang tak berujung, ungkapnya.
Terhadap persoalan travo, Son Botu, mengajak semua elemen masyarakat baik itu LSM, pemerhati masalah sosial, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya yang peduli agar bahu membahu untuk mengawal kasus travo sampai tuntas.
Menurutnya, mengapa harus bahu membahu kita kawal? ‘Karena permainan ini kasar’, demikian tutur tersangka AD sebagaimana dilansir beberapa media lokal, jelas Son Botu.
Selanjutnya, terhadap oknum ASN yang berinisial AD, Son Botu mengatakan, AD dibebani tugas sebagai PPK dengan SK Bupati karenanya Fraksi memandang perlu untuk memberikan perlindungan.
Dan jika mungkin pinta Son Botu, mengajukan diri untuk menjadi Justice Collaborator agar bersama-sama pihak Kejaksaan mengusut tuntas aliran dana hasil korupsi pengadaan travo dimaksud.
Fraksi juga menyarankan kepada pihak Kejaksaan untuk benar-benar melindungi dan memberi ruang seluas-luanya kepada AD guna mengungkap secara terang benderang dengan bukti-bukti yang otentik untuk menghindari fitnah dalam kasus ini, ujar Son Botu.
“Dari mimbar terhormat ini, Fraksi Gerindra memberikan dukungan penuh kepada saudara AD. Jangan mau dijadikan tumbal untuk meyelamatkan ketamakan orang lain. Bongkar dan buktikan! Katakan ya jika ya, katakan tidak jika tidak, sebab selebihnya daripada itu berasal dari si jahat (bdk. Mat 5:7),” pungkasnya.
Harapan fraksi juga kepada pemerintah, dalam hal ini saudara Bupati yang membubuhkan tandatangan di atas SK pengangkatan AD sebagai PPK, agar terus memberikan dukungan moril kepada beliau sehingga dirinya bisa lebih kuat dan mampu memberikan kesaksian-kesaksian dalam proses peradilan yang akan dijalani, ungkap Son Botu.

Baca Juga:  Wabup Belu Buka Kegiatan Penerapan SP4N-Lapor Tingkat Kabupaten Belu

Dukungan pemerintah pastinya akan sangat berarti bagi beliau dalam mengungkap kebenaran untuk menyelamatkan uang rakyat. Mari kita kawal bersama, tutup Son Botu. *(Frans Dhena)*