Polisi Gelar 29 Adegan Reka Ulang Pembunuhan Warg Rote Ndao

oleh -97 views
, Metro Timor

Editor: Agustinus Bobe,

KUPANG, METROTIMOR.ID -Anggota Polisi Polres Rote Ndao, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis  (18/11/2021) pukul 10.20 WITA  di Desa Oelasin dan Desa Sanggadolu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao telah menggelar Rekontruksi Tindak Pidana ” Pembunuhan ” yang terjadi pada hari Kamis, (01/10/ 2020) di Jalan Raya yang terletak di Dusun Fau Timur, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Korban Zakarias Nalle Alias Zaka (75) warga  Rt.020/Rw.010,Dusun Fau,Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, tersangka sebanyak 3 orang.  Junus Pandie, (46), Godlif Bessie,(45) dan  Isboset Liu, (44)

 

Kasubag Humas, Aiptu Anam Nurcahyo dalam rilisnya, Kamis (18/11/2021) menyebutkan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP Subs Pasal 351 Ayat (3) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. Dan sehubungan dengan laporan Polisi, Nomor : LP / 21 / X / 2020 / SPKT / Sek Rote Barat Daya / Res. Rote Ndao / Polda NTT

Baca Juga:  Kodim 1605 Belu, Gelar kegiatan Komunikasi Sosial dengan Aparat Pemerintah Semester I Tahun 2021

Menurutnya, pihak yang terlibat dalam giat rekontruksi tindak pidana pembunuhan tersebut diantaranya :  Korban yang diperankan oleh anggota Sat reskrim Polres Rote Ndao, para tersangka diantaranya : Zakarias Nalle, Naomi Nalle Bessie, Nomensen Nalle, Marince Pah Johan Pandie Langga, Agustina Pandie Soru, Octovianus Petri Bessie, Salmun Bessie, Adrianus Sallu, Benyamin Haning, Dedi Harianto Bessie, Yulius Bessie, Jacob Bessie, Afliana Sallu.

Lokasi Reka Adegan di Desa Oelasin sebanyak 24 Adegan yakni Adegan 1 s/ 6, 11 s/d 16 dan 28 s/d 29. Sedangkan adegan lain Bertempat di Desa Sanggandolu sebanyak 5 Adegan yakni Adegan 7, 8, 9, 10, 27.

Kronologis terjadinya tindak pidana pembunuhan yang direka ulang dalam 29 adegan di 11 titik lokasi pada dua Desa berdasarkan berita acara rekontruksi dengan uraian sebagai berikut I. Kronologis Reka Adegan :  Adegan ke-1 sampai dengan  2 : menerangkan saksi Nomensen Nalle mendengarkan ceritra dari para tersangka tentang kematian dan sakit yang diderita oleh beberapa orang keluarga dari para tersangka yang oleh para tersangka, mencurigai kematian dan sakit tersebut disebabkan oleh adanya campur tangan dari Korban.

Baca Juga:  28 Sampel Swab Asal Sikka Dikirim Ke RSUD W.Z.Johanes Untuk Dilakukan Pemeriksaan

Adegan ke-3 sampai dengan  6 : menerangkan aktifitas dari pada Korban selama 1 hari sebelum Korban dibunuh. Adegan ke-7 sampai dengan  17 : menerangkan aktifitas dari pada para tersangka dan para Saksi selama 1 hari sebelum terjadinya Tindak Pidana Pembunuhan.  Adegan ke-18 s/d 22 : menerangkan proses para tersangka melakukan Tindak Pidana Pembunuhan terhadap Korban dengan cara membuntuti Korban hingga memotong Korban tepat pada kepala bagian belakang dengan menggunakan parang serta menikam Korban dengan menggunakan Pisau.

Adegan ke-23 sampai dengan  26 : menerangkan para tersangka melakukan ancaman terhadap Saksi DEDI Harianto Bessie agar tidak memberitakan / memberitahukan kepada siapapun tentang apa yang dilakukan oleh para tersangka dikarenakan Saksi Dedi Harianto Bessie melihat para tersangka melakukan Pembunuhan terhadap Korban.

Adegan ke-27 : menerangkan aktifitas dari pada tersangka yakni Godlif Bessie setelah melakukan Tindak Pidana Pembunuhan.

Baca Juga:  Ratusan Personel Polres Rote Ndao Jalani Rapid Test

Adegan ke-28 : menerangkan ditemukannya tubuh Korban Tindak Pidana Pembunuhan yang tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tidak bernyawa.

Adegan ke-29 : menerangkan Saksi Dedi Harianto Bessie menceritrakan kronologis Pembunuhan terhadap Korban kepada Saksi Jacob Bessie.

Kegiatan Rekontruksi dilaksanakan oleh Satuan Reskrim Polres Rote Ndao bersama Unit Reskrim Polsek Rote Barat Daya dibawah Pimpinan Kasat Reskrim Polres Rote Ndao IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos.

Turut hadir menyaksikan pelaksanaan giat rekontruksi diantaranya Kasat Samapta Polres Rote Ndao IPTU Yohanes Suri, S.H.,Kapolsek Rote Barat Daya IPTU Yapi Y. Kokoh, Kanit Paminal Polres Rote Ndao IPDA Esbon Toele,Camat Rote Barat Daya Adrianus Bessie, S.Sos., pengacara dari para tersangka Ebsan Kafelkai, S.H., dan Kepala Desa Oelasin Matheos Yermia Octavianus.

Pelaksanaan giat rekontruksi tindak pidana pembunuhan berakhir pada Pukul 14.30 wita dalam keadaan aman dan lancar dengan mendapatkan pengamanan terbuka dan tertutup dari Anggota Polres Rote Ndao dan Polsek Rote Barat Daya.

(*MTID01)