Kekerasan Terhadap Wartawan Terjadi Di Malaka Terkait Berita Jalan Alternatif Benenai??

oleh -270 views
, Metro Timor

Editor: Agustinus Bobe,

MALAKA, METROTIMOR.ID –  Diduga oknum anggota DPRD MALAKA dari Partai Grinda berinisial BC menganiaya wartawan Detiknews berinial DA yang disaksikan oleh sejumlah saksi mata, yakni Jemi asal partai Golkar, Rinaldo dari partai PDI- P dan satu orang  pegawai dari Dinas Kesehatan.

Insiden tersebut diduga dipicu oleh pemberitaan terkait  jalan alternatif sungai kali Benenai di Bakiruk yang dimuat media deliknews beberapa bulan lalu.

oknum anggota  DPRD MALAKA BC asal Partai Grinda itu marah dan sempat menendang wartawan DA dihadapan beberapa teman Dewan pada, Senin(15/11/2021)di samping gedung DPRD Kabupaten MALAKA, Nusa Tenggara Timur.

” Saya sempat ditendang oleh oknum DPRD BC dan disaksikan Jemi asal partai Golkar, Ronaldo, asal partai PDIP, kemudian 1 orang pagawai dari dinas kesehatan. Dan pada saat kejadian oknum BC mempersoalkan brrita jalan alternarif sungai kali Benenai yang dimuat dalam media deliknews beberapa bulan lalu,” tutur DA.

Baca Juga:  Penyebaran Rencana Program Pengembangan Daerah Tertinggal Kawasan Perbatasan

Dikala itu,  BC menjelaskan bahwa untuk pekerjaan jalan alternatif sungai kali  Benenai itu bukan dirinya yang kerja. Tetapi dari pihak dinas PUPR hanya sewa alat berat berupa ekskafator,” terang BC  dengan nada marah-marah di samping gedung DPRD  MALAKA pada, Senin (15/11/2021)

” Pada saat kamu lalukan pertanyaan itu saya belum bisa menjawab. Sebab pada saat itu, belum ada sistem kontrak kerja sama dalam pekerjaan itu. Dan penyewaan alat dari dinas PUPR itu apakah Sewa harian atau seperti apa?  saya juga belum tau. Jadi saya belum bisa menjawab” kata BC

Selain itu, Dewan BC melontarkan bahwa saat  wartawan tanyakan sampai 10 pertanyaan, apakah kamu polisi? Dan Dewan tidak kerja proyek dan tidak urus proyek.” kata BA  dengan bernada kasar terhadap wartawan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Berikan Bantuan Sembako ke Keluarga Pasien Covid-19

Lanjutkan BA pekerjaan jalan alternatif bukan saya. Akan tetapi pihak dinas PUPR menyewa alat berat untuk melakukan pekerja jalan alternatif. Dan pembayaran alat berat itu, hitung perhari Rp.2.500.000,” pungkasnya.

Setelah Dewan BC tidak lagi bernada kasar, lalu wartawan mendekatinya. Lantas, Dewan BCn mengatakan ini di luar profesi selaku wartawan dan DPRD tetapi perselisihan ini sebagai adik dan kakak,” ucap  BC pada wartawan.

Baca Juga:  Pemkab Rote Ndao, Sambut Baik VIU Indonesia Produksi Film Promosi Rote Ndao

Pada kesempatan yang sama, perselihan pendapat itu, wartawan menjawab Dewan BC, ” memang saya harus ajukan pertanyaan itu untuk mencari pembenaran dalam brita. Soalnya sesuai dengan hasil wawancara dilapangan alat berat yang kerja itu milik BC. Jawab wartawan deliknews DA terhadap BC disamping gedung DPR MALAKA, Senin(15/11/2021)

wartawan deliknews DA mengatakan, sikap dan tindakan arogan yang dilakukan oleh  oknum dewan terhadap wartawan itu seolah-olah melarang wartawan untuk tidak boleh meliput atau memuat berita yang namanya disebut oleh masyarakat.

Selain itu, sikap dan tindakan yang di ambil oleh Dewan itu, supaya apa yang terkait dengan anggota dewan tidak boleh ditanyakan oleh wartawan. ujarnya.(Dami Atok)