12 Squad Lolos Ke Final Turnamen FF PDI Perjuangan 2020

oleh -105 Dilihat
oleh

 

ROTE NDAO,METROTIMOR.ID–Sebanyak 12 squad dari 72 squad peserta Turnamen Free Fire Offline PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2020 lolos ke babak final. Kedua belas squad finalis adalah: ASK X GGWP,Savage Squad,Sentosa 14,JG Guardian,Saint Nafsu,Red Aliens,PKP,MKT Academy,KF Teror FA,We Are Galaxy 9,Tazirox OHD dan God Bless.

 

Lolosnya 12 squad ini setelah bertarung sengit melewati babak kualifikasi dan semifinal yang berlangsung dari tanggal 26-28 Desember 2020. Babak Final akan digelar pada tanggal 30 Desember 2020.

Turnamen Free Fire Offline yang disponsori oleh PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao dan diorganisir oleh Lekioen Army ini mendapat antusias yang sangat besar dari para gamers di Rote Ndao dan merupakan turnamen free fire offline terbesar yang pertama kalinya digelar di Rote Ndao.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rote Ndao, Denyson Moy,S.T. dalam sambutannya pada pembukaan turnamen ini menegaskan bahwa PDI Perjuangan adalah partai rakyat yang selalu melihat,mendengar,merasakan dan melaksanakan apa yang dikendaki oleh rakyat. “Pelaksanaaan turnamen free fire ini sebagai wujud dari kami mendengarkan keinginan generasi milenial yang menghendaki perlunya diadakan sebuah turnamen free fire untuk mengadu ketrampilan bermain game para milenial” papar Denyson Moy.

Di 2021 nanti, lanjut Deyson Moy, PDI Perjuangan akan mengadakan turnamen ini lebih besar lagi bahkan dilaksanakan di tiga wilayah di Rote Ndao yakni Wilayah Timur,Wilayah Tengah dan Wilayah Barat.
Pemegang Mandat Ketua PB Esport Indonesia Kabupaten Rote Ndao, Jianfry Elim menyambut baik pelaksanaan turnamen ini sebagai event untuk menemukan atlet E-sport berbakat di kabupaten Rote Ndao agar mewakili Rote Ndao di turnamen Esport tingkat provinsi maupun nasional.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Oknil Thonak mengharapkan agar peserta turnamaen bertanding dalam suasana persahabatan dan menjauhi kecurangan serta perselisihan dan permusuhan di dalam maupun di luar arena turnamen.

Turnamen ini dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yakni mencuci tangan,memakai masker dan pengaturan jarak antar pemain dan antar squad.

(*Humas Panitia)